Sabtu, 29 September 2012

“Aku bukan anak durhaka”


“Aku bukan anak durhaka”
Pesantren,,
Tempat kumuh yang berserakan sampah,,
Ayat-ayat yang membisingkan telinga diteriakkan,,
Mentari dari arah timur berjalan dengan gagahnya,,
Celotehan-celotehan munafik mulai terdengar,,
Dan hewan-hewan tunduk mendengarkan,,
Celotehan-celotehan firman,,
Celotehan-celotehan sabda,,
Celotehan-celotehan qur’an,,
Celotehan-celotehan hadits,,
Celotehan-celotehan tuhan,,
Celotehan-celotehan rosul,,
Celotehan-celotehan kemunafikan menuntut untuk di amalkan,,
Semua hewan bingung dalam mengartikan,,
Dan aku mulai teringat,,
Pesan si petua yang membesarkanku,,
Sebelum aku akan dilemparkan kedalam penjara kuning keemasan,,
Nak,, Aba sudah tua,,
Isilah kertas putih dengan tintamu,,
Pakailah baju ketaqwaanmu,,
Bentangkanlah selendang kehijauaanmu,,
Lilitkanlah kain tipis pada kepala dan mahkota kebudayaanmu,,
Lalu aku berkata,,
Maaf aba,, izinkan anakmu berkata sejenak dihadapanmu,,
Agar engkau tau maksud dan tujuan dari putramu,,
Pesanmu akan selalu tertancap dalam sanubari hatiku,,
Akan aku salibkan pesanmu pada otak kanan kiriku,,
Akan aku gerakkan dengan kesempurnaan jasad yang kumiliki,,
Tapi aku pinta aba,,
Untuk yang pertama kalinya,,
Jangan kau bekukan gerakku dengan kedinginan lemari keinginanmu,,
Biarkan aku berjalan dengan sandal jepitku ini sendiri,,
Biarkan aku berlari mengerjar sebuah tujuan yang sama dengan keinginanmu,,
Caraku dan caramu memang berbeda,,,
Tapi keinginanku dan keinginanmu sama,,
Aku anakmu,, bukan musuhmu,,
Langkahku menggapai keridlahan tuhanmu,,
Aku sayang kepadamu aba,,
Maafkan ucapan dan perilakuku,,
Aku bukan anak durhaka aba,,
Blandongan, 18 September 2012 H
Temon Magribsank Santri Punk
Achmad Mi’yarul Ilmi

sajak SaNtrI PuNk



Sajak SANTRI punk?
Tuhan..
kau beri nama padaku
kau panggil SANTRI PUNK pada diriku
Ku berjalan dalam kotornya malammu
Karena aku bingung di antara kedua kehidupan malam ini
Aku mencoba meneguk secangkir minuman kopi
Agar aku dapat merasakan kenikmatanmu
Dan aku berharap dapat berfikir atas kuasamu
Engkau tuhan dan aku hambamu
Nyamuk-nyamuk terbang di atas kebingungan ini
Aku mulai bertanya :
”kebingungan ini karena aku atau takdirmu?”
Lalu aku hisap kemakruhanmu agar ku dapat berfikir kembali
Tuhan kau anggap aku hambamu, aku terima
Dan aku yaqini kau tuhanku atas semua kuasamu, aku tau
Lalu perintah dan laranganmu melilit dalam fikiranku
Dan aku harus meyaqini takdir baik-burukmu
Yang terkadang takdirmu membingungkanku
Kau perintahkan kami untuk bersaudara
Tapi mengapa harus ada permusuhan yang kau takdirkan
Kau bilang semua hambamu harus bersatu
Tapi mengapa kau ciptakan pengkotak-kotakan
Kau racuni kami agar membentuk sebuah peradaban
Dan ketika peradaban ada mengapa kau ciptakan peperangan
Kau berfirman semua insan adalah khalifah di dunia
Atas firmanmu kami berupaya menjadi khalifa
Tapi mengapa saling menindas yang terjadi
Padahal kau utamaka tali persaudaraan
Ini salah kami atau takdirmu yang membingungkan
Kau ciptakan untuk kami sebuah kenikmatan
Ketika aku melakukan kenikmatan duniawi kau anggap aku melakukan dosa
Kau ciptakan sebuah harta
Aku mencari harta untuk nafkah keluarga kau anggap aku seraka
Aku yang salah atau takdirmu yang membingungkan
Takdir yang seperti apa?
Kau ciptakan akal tuk berfikir
Lalu aku berfikir, kau anggap aku sesat
Kau perintahkan aku ibadah, aku ibadah kau anggap aku musyrik
Aku yang salah atau takdirmu yang membingunggkan
TUHAN...
TAKDIR yang seperti apa?
Yogyakarta, 29 Juli 2012 M
Jogja, 9 Ramadlan 1433 H
Achmad Mi’yarul Ilmi
“Temon Magrib”

Kamis, 30 Agustus 2012

organisasi santri punk



Organisasi Santri Punk
Nama                 : SANTRI PUNK
Alamat                : Jl : Sunan Ampel Barat I No:15 Petamanan Pasuruan
Pencetus             : Achmad Mi’yarul Ilmi
Lahir                   : MA Al-I’dadiyyah Pon.Pes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang
Pengikut              : + 50 Anggota
Tanggal lahir        : 27 November 2009
Jargon                 : Berraga Setan, Berjiwa Malaikat dan Berprinsip Durian

No.Telfon           : 081937011911/ (0343) 418289 
Visi  : menciptakan sebuah perdamaian dan kesejahteraan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ke-islam-an dan ke-Indonesia-an serta Kemanusiaan dan Keadilan dalam kehidupan yang lebih berperadaban.

IKRAR SANTRI PUNK
1.      Bertaqwa kepada tuhan yang maha kuasa
2.      Akan menjaga nama baik organisasi Santri Punk
3.      Mengamalkan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah Waljama’ah)
4.      Mengamalkan nilai-nilai Pancasila
5.      Akan berperan aktif dalam setiap kegiatan Santri Punk
6.      Senantiasa berprilaku baik sesuai dengan Niat Mencari Ridla Tuhan
7.      Siap menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran-pelanggaran yang sudah ditetapkan

Arti Lambang
Warna
1.      Merah  : Keberanian
2.      Putih     : Kesucian dan Keikhlasan
3.      Hitam   : Ketegasan
Bentuk
1.      Lingkaran           : Kehidupan yang Mengalir (Apa adanya)
2.      Pita                    : Ketenangan Hati
3.      Kepala               : Keutamaan (Ridla Allah) yang dicari
4.      Rambut Kepala : 9 rambut = Wali Songo
5.      Asap Rokok       : Berdzikir Kepada Allah
6.      Kaca Mata         : Bertauladan terhadap Nabi Muhammad
7.      Kalung               :5 Duri = Pancasila dan Rukun Islam
8.      Anting                : Menjalankan Perintah dan Menjauhi Larangan Allah
9.      Jahitan Luka       : Rukun Iman
Tulisan
1.      Nama Allah                  : Kepercayaan adanya tuhan yaitu Allah
2.      Nabi Muhammad          : Kepercayaan jika Nabi Muhammad utusan Allah
3.      Kalimat Tahlil               : Mengkukuhkan keimanan kepada Allah hingga ujung rambut
4.      Kalimat Syahadat         : Menancapkan keyaqinan kepada Allah dalam hati
5.      Kalimat Subhanallah     : Mensyukuri ciptaan Allah

Kegiatan
1.      Bakti sosial
2.      Ziarah kubur
3.      Sowan (berkunjung) kepada Kyai
4.      Berkarya/ berkreativitas (Musik, Drama dll)
5.      Menghadiri acara anak Punk dan Santri
6.      Barjanji
7.      Berkumpul/ Silaturahmi (Ngopi)
8.      Latihan Beladiri/ Kanuragan (Jam’iyah Tangkepan Sayyid Umar)
9.      Thalabul Ilmi / Mencari Ilmu kebenaran

Sejarah Singkat Kelahiran Organisasi Santri Punk
            Organisasi ini lahir berangkat dari kegelisahan seseorang santri yang sedang mencari ilmu di Pondok Pesantren Darul Karomah Singosari Malang. Dia bernama Achmad Mi’yarul Ilmi yang berasal dari kota Pasuruan Jawa Timur. Ketika di Malang, kehidupannya selalu di landa oleh sebuah konflik yang tak kunjung datang menghampirinya. Hingga dia sempat mengalami frustasi dalam menjalankan hidup. Sampai akhirnya suatu malam dia berkenalan dengan gerombolan anak Punk dan dia bergabung dengan anak Punk tersebut.
            Kehidupan sehari dia lakukan bersama teman barunya dari golongan anak Punk. Mengamen, Minum Minuman keras, Mengepil, Menghadiri Ivent Punk dll yang bersangkutan dengan Punk dia lakukan. Ketika sudah lulus dan diwisuda dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs). Dia dihampiri oleh seorang Kakek tua yang tak dikenalnya. Kakek itu memberikan sebuah nasehat yang berisi kalau kehidupan sebenarnya bukanlah yang dilakukan pada saat itu. Ketika itu hatinyapun berubah dan ia mencoba untuk menjauhi kehidupan Punk hingga dia pindah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulmu Tambak Beras Jombang.
            Di Pondok barunya. Dia pn sering mengalami konflik terutama masalah dengan uang atau dunia dan dengan peraturan pondok. Dari situ dia sering berziarah dari makam kyai ke makam kyai yang lainnya. hingga dia menemukan jawaban kalau memang hidup ini tujuannya hanya bagaimana seorang manusia mempergunakan kehidupannya dengan akal sebaik-baiknya. Dia pun menggabungkan kehidupannya yang saat ini sebagai santri ang suka berziarah dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan kehidupan Punk dijalanan.
            Dia sering menyebut dirinya adalah seorang Santri Punk yang memang pada waktu itu nama Santri Punk baru ada di dunia. Di sering berkarnya melalui puisi, lagu Punk yang difahami dengan faham tasawuf. Hingga waktu ada sebuah perlombaan drama di pondoknya yang di gelar antar osis. Dialah pakar yang membuat naskah yang berjudul Santri Punk yang tidak lain bermula dari kehidupannya sendiri. Saat tampil drama Santri Punk begitu banyak santri yang menyukainya, tapi juri tidak, kata-kata yang di pilih di anggap tidak sopan untuk kalangan santri dan Santri Punk dinobatkan sebagai juara Ketiga.
            Tak hanya berhenti di Drama, dia mengajak teman-teman pondok dan sekolahnya untuk membuat sebuah organisasi Santri Punk mereka adalah Hibban, Nazar, Basron, Rif’at, Krisna, Husen, Muhlas, Ayub, Muhlas dll. Yang memang bertujuannya masih belum jelas. Tapi organisasi itu sudah muncul dan terlahir pada tanggal 27 November 2009. Hingga sekarang organisasi SANTRI PUNK tetap ada di hati para pengikutnya dan di tangan Pencetusnya yang sekarang kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Aktivis PMII.