Sabtu, 29 September 2012

sajak SaNtrI PuNk



Sajak SANTRI punk?
Tuhan..
kau beri nama padaku
kau panggil SANTRI PUNK pada diriku
Ku berjalan dalam kotornya malammu
Karena aku bingung di antara kedua kehidupan malam ini
Aku mencoba meneguk secangkir minuman kopi
Agar aku dapat merasakan kenikmatanmu
Dan aku berharap dapat berfikir atas kuasamu
Engkau tuhan dan aku hambamu
Nyamuk-nyamuk terbang di atas kebingungan ini
Aku mulai bertanya :
”kebingungan ini karena aku atau takdirmu?”
Lalu aku hisap kemakruhanmu agar ku dapat berfikir kembali
Tuhan kau anggap aku hambamu, aku terima
Dan aku yaqini kau tuhanku atas semua kuasamu, aku tau
Lalu perintah dan laranganmu melilit dalam fikiranku
Dan aku harus meyaqini takdir baik-burukmu
Yang terkadang takdirmu membingungkanku
Kau perintahkan kami untuk bersaudara
Tapi mengapa harus ada permusuhan yang kau takdirkan
Kau bilang semua hambamu harus bersatu
Tapi mengapa kau ciptakan pengkotak-kotakan
Kau racuni kami agar membentuk sebuah peradaban
Dan ketika peradaban ada mengapa kau ciptakan peperangan
Kau berfirman semua insan adalah khalifah di dunia
Atas firmanmu kami berupaya menjadi khalifa
Tapi mengapa saling menindas yang terjadi
Padahal kau utamaka tali persaudaraan
Ini salah kami atau takdirmu yang membingungkan
Kau ciptakan untuk kami sebuah kenikmatan
Ketika aku melakukan kenikmatan duniawi kau anggap aku melakukan dosa
Kau ciptakan sebuah harta
Aku mencari harta untuk nafkah keluarga kau anggap aku seraka
Aku yang salah atau takdirmu yang membingungkan
Takdir yang seperti apa?
Kau ciptakan akal tuk berfikir
Lalu aku berfikir, kau anggap aku sesat
Kau perintahkan aku ibadah, aku ibadah kau anggap aku musyrik
Aku yang salah atau takdirmu yang membingunggkan
TUHAN...
TAKDIR yang seperti apa?
Yogyakarta, 29 Juli 2012 M
Jogja, 9 Ramadlan 1433 H
Achmad Mi’yarul Ilmi
“Temon Magrib”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar