Kamis, 30 Agustus 2012

organisasi santri punk



Organisasi Santri Punk
Nama                 : SANTRI PUNK
Alamat                : Jl : Sunan Ampel Barat I No:15 Petamanan Pasuruan
Pencetus             : Achmad Mi’yarul Ilmi
Lahir                   : MA Al-I’dadiyyah Pon.Pes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang
Pengikut              : + 50 Anggota
Tanggal lahir        : 27 November 2009
Jargon                 : Berraga Setan, Berjiwa Malaikat dan Berprinsip Durian

No.Telfon           : 081937011911/ (0343) 418289 
Visi  : menciptakan sebuah perdamaian dan kesejahteraan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ke-islam-an dan ke-Indonesia-an serta Kemanusiaan dan Keadilan dalam kehidupan yang lebih berperadaban.

IKRAR SANTRI PUNK
1.      Bertaqwa kepada tuhan yang maha kuasa
2.      Akan menjaga nama baik organisasi Santri Punk
3.      Mengamalkan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah Waljama’ah)
4.      Mengamalkan nilai-nilai Pancasila
5.      Akan berperan aktif dalam setiap kegiatan Santri Punk
6.      Senantiasa berprilaku baik sesuai dengan Niat Mencari Ridla Tuhan
7.      Siap menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran-pelanggaran yang sudah ditetapkan

Arti Lambang
Warna
1.      Merah  : Keberanian
2.      Putih     : Kesucian dan Keikhlasan
3.      Hitam   : Ketegasan
Bentuk
1.      Lingkaran           : Kehidupan yang Mengalir (Apa adanya)
2.      Pita                    : Ketenangan Hati
3.      Kepala               : Keutamaan (Ridla Allah) yang dicari
4.      Rambut Kepala : 9 rambut = Wali Songo
5.      Asap Rokok       : Berdzikir Kepada Allah
6.      Kaca Mata         : Bertauladan terhadap Nabi Muhammad
7.      Kalung               :5 Duri = Pancasila dan Rukun Islam
8.      Anting                : Menjalankan Perintah dan Menjauhi Larangan Allah
9.      Jahitan Luka       : Rukun Iman
Tulisan
1.      Nama Allah                  : Kepercayaan adanya tuhan yaitu Allah
2.      Nabi Muhammad          : Kepercayaan jika Nabi Muhammad utusan Allah
3.      Kalimat Tahlil               : Mengkukuhkan keimanan kepada Allah hingga ujung rambut
4.      Kalimat Syahadat         : Menancapkan keyaqinan kepada Allah dalam hati
5.      Kalimat Subhanallah     : Mensyukuri ciptaan Allah

Kegiatan
1.      Bakti sosial
2.      Ziarah kubur
3.      Sowan (berkunjung) kepada Kyai
4.      Berkarya/ berkreativitas (Musik, Drama dll)
5.      Menghadiri acara anak Punk dan Santri
6.      Barjanji
7.      Berkumpul/ Silaturahmi (Ngopi)
8.      Latihan Beladiri/ Kanuragan (Jam’iyah Tangkepan Sayyid Umar)
9.      Thalabul Ilmi / Mencari Ilmu kebenaran

Sejarah Singkat Kelahiran Organisasi Santri Punk
            Organisasi ini lahir berangkat dari kegelisahan seseorang santri yang sedang mencari ilmu di Pondok Pesantren Darul Karomah Singosari Malang. Dia bernama Achmad Mi’yarul Ilmi yang berasal dari kota Pasuruan Jawa Timur. Ketika di Malang, kehidupannya selalu di landa oleh sebuah konflik yang tak kunjung datang menghampirinya. Hingga dia sempat mengalami frustasi dalam menjalankan hidup. Sampai akhirnya suatu malam dia berkenalan dengan gerombolan anak Punk dan dia bergabung dengan anak Punk tersebut.
            Kehidupan sehari dia lakukan bersama teman barunya dari golongan anak Punk. Mengamen, Minum Minuman keras, Mengepil, Menghadiri Ivent Punk dll yang bersangkutan dengan Punk dia lakukan. Ketika sudah lulus dan diwisuda dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs). Dia dihampiri oleh seorang Kakek tua yang tak dikenalnya. Kakek itu memberikan sebuah nasehat yang berisi kalau kehidupan sebenarnya bukanlah yang dilakukan pada saat itu. Ketika itu hatinyapun berubah dan ia mencoba untuk menjauhi kehidupan Punk hingga dia pindah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulmu Tambak Beras Jombang.
            Di Pondok barunya. Dia pn sering mengalami konflik terutama masalah dengan uang atau dunia dan dengan peraturan pondok. Dari situ dia sering berziarah dari makam kyai ke makam kyai yang lainnya. hingga dia menemukan jawaban kalau memang hidup ini tujuannya hanya bagaimana seorang manusia mempergunakan kehidupannya dengan akal sebaik-baiknya. Dia pun menggabungkan kehidupannya yang saat ini sebagai santri ang suka berziarah dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan kehidupan Punk dijalanan.
            Dia sering menyebut dirinya adalah seorang Santri Punk yang memang pada waktu itu nama Santri Punk baru ada di dunia. Di sering berkarnya melalui puisi, lagu Punk yang difahami dengan faham tasawuf. Hingga waktu ada sebuah perlombaan drama di pondoknya yang di gelar antar osis. Dialah pakar yang membuat naskah yang berjudul Santri Punk yang tidak lain bermula dari kehidupannya sendiri. Saat tampil drama Santri Punk begitu banyak santri yang menyukainya, tapi juri tidak, kata-kata yang di pilih di anggap tidak sopan untuk kalangan santri dan Santri Punk dinobatkan sebagai juara Ketiga.
            Tak hanya berhenti di Drama, dia mengajak teman-teman pondok dan sekolahnya untuk membuat sebuah organisasi Santri Punk mereka adalah Hibban, Nazar, Basron, Rif’at, Krisna, Husen, Muhlas, Ayub, Muhlas dll. Yang memang bertujuannya masih belum jelas. Tapi organisasi itu sudah muncul dan terlahir pada tanggal 27 November 2009. Hingga sekarang organisasi SANTRI PUNK tetap ada di hati para pengikutnya dan di tangan Pencetusnya yang sekarang kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Aktivis PMII.